penyaring airGustinerz.com | Limbah padat yang banyak berserakan di lingkungan kita (rumah, sekolah, rumah sakit, industri, dll) sangat mengganggu keindahan lingkungan serta membuat dampak buruk bagi alam sekitar.

Salah satu contoh limbah padat tersebut adalah Kaleng/ember bekas khusunya bekas tempat Cat. Limbah padat ini tentunya tidak bisa terurai sendiri ke alam karena bersifat sampah non-organik.

Oleh karena itu, kita perlu mengelolah sampah padat tersebut menjadi sesuatu yang berguna bagi kehidupan kita, salah satunya dengan memanfaatkan sampah (kaleng bekas) tersebut menjadi salah satu bahan baku ALAT PENYARING AIR SEDERHANA.

PENYARING AIR SEDERHANA sangatlah bermanfaat buat masyarakat yang memiliki keadaan lingkungan dengan sumber mata air yang tidak baik atau keadaan air sekitar telah tercemari (keruh). Air yang keruh sangat tidak baik digunakan, hal ini karena dapat mengganggu kesehatan manusia khusunya kesehatan kulit (bila digunakan untuk mandi) dan diare atau gangguan pencernaan lainya (bila digunakan untuk memasak atau minum).

Berikut ini Gustinerz akan membagikan cara membuat ALAT PENYARING AIR SEDERHANA:

Alat: pisau, gunting, pelubang

Bahan: Kaleng bekas 5 buah (tinggi: 20 Cm, diamter: 30 cm) atau sesuai dengan ukuran kaleng bekas yang anda miliki, batu kerikil, dakron, arang, pasir, serta batu koral, dan kran air

Manfaat bahan-bahan: batu kerikil: menyaring kotoran dengan diameter besar, dakron: menyaring kotoran dengan ukuran kecil-kecil, arang: menghilangkan bau dan rasa pada air serta dapat membuat air menjadi jernih, pasir: penyaring air, batu koral: pembunuh kuman-kuman pada air.

Cara membuat:

1. Siapkan alat dan bahan

2.Cuci sampai bersih kaleng-keleng bekas

3. 4 buah kaleng bekas dilubangi diameter lubang 1×1 cm pada bagian bawahnya, untuk 1 kaleng bekas sisanya lubangi pada bagian samping bawah untuk dipasang kran air

4. batu kerikil, dakron, arang, pasir, baru koral, dicuci hingga 10 x bilas.

5. pada lapisan paling dasar ember bekas yang telah dilubangi pada sampingnya dipasang kran lalu masukan batu koral telah dicuci

6. setelah lapisan dasar selesai, masukan batu kerikil (telah dicuci) pada kaleng bekas berikutnya, pasir pada kaleng berikutnya (hampir penuh), arang telah dicuci pada kaleng berikutnya hampir penuh, dan kaleng paling atas berisi dakron hampir penuh.

7. Susunlah kaleng-kaleng tersebut, sesuai urutan pengisian air pada poin no 6.

8. Cobalah dengan air bersih (untuk meastikan alat penyaringnya bisa mengeluarkan air), jika air dikeluarkan sama dengan air bersih yang masukan, selanjutnya silahkan ambil air keruh dan masukan ke dalam ALAT PENYARING SEDERHANA tersebut. LIHATLAH HASILNYA.

Keuntungan dan Kerugian menggunakan ALAT PENYARING SEDERHAN

Keuntungan: bahan bakunya mudah didapat, mudah dibersihkan, mudah dibawah kemana-mana, bisa digunakan di rumah.

Kerugian: penyaring ini harus dibersihkan 1 minggu 3 x bila sering digunakan.

Pemanfaatan Kaleng Bekas Sebagai Bahan Baku Alat Penyaring Air Sederhana
Tag pada:            

Tinggalkan Komentar

shares