Gustinerz.com | Henti jantung merupakan hilangnya fungsi jantung untuk memompa darah yang terjadi secara mendadak. Hal ini menyebabkan kurangnya oksigen yang dapat disalurkan keseluruh tubuh terutama otak dan jantung. Bila kurang oksigen ke otak maka sel-sel otak akan mati dan hilangnya kesadaran dan fungsi otak lainya, sedangkan pada jantung jika kekurangan oksigen akan mati. Jika sel-sel mati tidak akan bisa dihidupkan kembali. Bila tidak segera ditangani akan menyebabkan kematian (Perki, 2015).

Kejadian Henti jantung terjadi karena Gangguan irama jantung, penyakit jantung koroner, abnormalitas lainya pada jantung, gangguan metabolik elektrolit (seperti kekurangan kalium akan menyebabkan gangguan irama jantung), pemakaian obat-obatan, keracunan obat, trauma atau kecelakaan.

Tanda-tanda gangguan irama jantung yang dapat menyebabkan henti jantung dapat dirasakan seperti pusing, atau rasa seperti mau pingsan, kehilangan keseimbangan tubuh atau langsung terjatuh dan kehilangan kesadaran.

Seorang perawat harus dibekali dengan penanganan pasien dengan henti jantugn (khususnya perawat gawat darurat, ICU, atau ICCU).

Jika kita menemukan seseorang jatuh tergeletak cobalah untuk memanggil dan membangunkan orang tersebut, bila tidak terbangun panggil bala bantuan (emergency call sesuai daerah anda) dan lakukan CPR. langkah-langkah melakukan CPR/RJP bisa dilihat gambar dibawah ini

ilustrasi (google)
ilustrasi (google)
Penanganan Pertama “Henti Jantung”
shares