Gambar dari BreakingNews

Perlukah Imunisasi Campak dan Rubella (MR) Untuk Anak Kita?

Gustinerz.com | Campak dan Rubella adalah penyakit infeksi menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus. Anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapat imunisasi Campak dan Rubella, atau yang belum pernah mengalami penyakit ini beresiko tertular.

Campak dapat menyebabkan komplikasi yang serius seperti diare, radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk dan bahkan kematian. Rubella biasanya berupa penyakit ringan pada anak, akan tetapi bila menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan.

Gejala penyakit campak adalah demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit disertai dengan batuk, pilek dan merah (konjungtivitis). Gejala penyakit rubella tidak spesifik, bahakan bisa tanpa gejala. Gejala umum berupada demam ringan, pusing, pilek, mata merah dan nyeri persendian. Mirip gejala flu.

Sejauh ini belum ada pengobatan untuk penyakit campak dan rubella namun penyakit ini dapat dicegah. Imunisasi dengan vaksi MR adalah pencegahan terbaik untuk penyakit Campak dan Rubella. Satu vaksin mencegah dua penyakit sekaligus.

Apakah vaksin MR? Amankah?

Vaksin MR adalah kombinasi vaksi Campak/Maesis (M) dan Rubella (R) untuk perlindangan terhadap penyakit campak dan rubella. Vaksin ini aman dan telah digunakan di lebih dari 141 negera di dunia. Vaksin ini telah mendapat rekomendasi dari WHO dan izin edar dari Badan POM. Vaksin MR 95% efektif untuk mencegah penyakit campak dan rubella.

Siapa saja yang mendapatkan vaksi MR?

Imunisasi MR diberikan kepada anak usia 9 bulan sampai dengan 15 tahun selama kampanye imunisasi MR (Agustus – September 2018). Selanjutnya imunisasi MR masuk dalam jadwal imunisasi rutin dan diberikan pada anak suia 9 bulan, 18 bulan dan kelas 1 SD/sederajat mengganti imunisasi campak.

Apakah efek samping?

Tidak ada efek samping dalam imunisasi. Demam ringan, ruan merah, bengkak ringan dan nyeri di tempat suntikan setelah imunisasi adalah reaksi normal menghilang dalam 2-3 hari. Kejadian ikutan pasca imunisasi yang serius sangat jarang terjadi.

Bagaimana anak telah diimunisasi campak?

Imunisasi MR tetap diberikan untuk mendapatkan kekebalan terhadap Rubella. Imunisasi MR aman bagi anak yan gtelah mendapatkan 2 dosis imunisasi campak.

Apa beda MR dan MMR? bagaimana anak saya sudah mendapatkan MMR

Vaksi MR mencegah penyakit campak dan rubella, sedangkan MMR mencegah penyakit campak, rubella, dan gondongan. Saat ini pemerintah memprioritaskan MR karena bahaya komplikasi yang berat dan mematikan.Untuk anak yang sudah mendapatkan MMR tetap diberikan untuk memastikan kekebalan penuh terhadap campak dan rubella. Imunisasi MR aman diberikan untuk anak yang sudah mendapatkan MMR.

Ada isu bahwa, imunisasi MR dapat menyebakan autisme!

Jelas ini isu tidak benar. Sampai saat ini belum ada bukti yang mendukung bahwa jenis apapun dapat menyebabkan autisme.

Apakah imunisasi dibenarkan oleh Agama?

Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 4 tahun 2016 dimana menjelaskan bahwa imunisasi pada dasarnya dibolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu. < Beranda

Sumber:

  • Depkes RI.