Gustinerz.com | Perkembangan dunia keperawatan Indonesia memang sudah dimulai jauh sebelum tahun 1974 atau lebih dari 43 tahun silam, dimana para perawat di Indonesia yang kala itu masih tergolong-golong dalam beberapa organisasi yang bertujuan untuk mengembangkan dunia keperawatan di Indonesia, sehingga tepat pada tanggal 17 Maret 1974 organisasi-organisasi ini menyatukan diri dalam satu himpunan yakni Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI).

Terbentuknya PPNI menjadi awal yang penting perkembangan dunia keperawatan di Indonesia, hal ini karena PPNI merupakan organisasi induk yang menyatukan perawat seluruh Indonesia yang kala itu memiliki visi agar perawat di akui sebagai sebuah profesi di Indonesia (mitra dari tenaga kesehatan lain) karena keperawata memiliki disiplin ilmu sendiri (body of knowledge) yang berbeda dari disiplin ilmu kesehatan lainnya.

Tahun 2014 merupakan tahun yang berbahagia bagi seluruh perawat di Indonesia dimana ditahun inilah disahkanya Undang-Undang tentang Keperawatan No. 38/2014. Keberadaan UU amatlah penting untuk melindungi profesi perawat sebagai profesi yang memiliki risiko masalah hukum sehingga dengan adanya UU ini perawat Indonesia telah memiliki payung hukum sendiri untuk menjalankan peran dan tugasnya sebagai perawat.

Pertanyaannya sekarang, apakah dengan disahkanya UU ini perjuangan perawat di Indonesia berakhir? jawabanya tentu TIDAK. Adanya UU Keperawatan adalah momentum dimana dunia keperawatan di Indonesia akan berkembang ke arah yang lebih baik. Untuk memajukan dunia keperawatan adalah tugas kita (seluruh perawat di Indonesia) karena kalau bukan kita siapa lagi yang akan peduli pada profesi kita sendiri.

Pemanfaat media sosial khususnya Facebook menjadi salah satu cara untuk memajukan dunia keperawatan di Indonesia, karena Indonesia merupakan pengguna facebook terbanyak di dunia dan tentunya hampir seluruh perawat di Indonesia memiliki akun media sosial ini. Salah satu fitur yang bisa dimanfaatkan adalah membuat Grup Facebook (yang memiliki fungsi seluruh anggota grup bisa saling berinteraksi).

Peluang inilah yang menginspirasi Firman Telaumbanua (Praktisi Kesehatan/Keperawatan Indonesia) membuat Grup Facebook yang bernama SUARA PERAWAT (SUPER). Grup ini memiliki tujuan sebagai ruang berbagi informasi keperawatan, kepedulian sesama perawat, inspirasi dan aspirasi perawat, serta pengembangan dan pemberdayaan perawat di Indonesia. Sampai dengan saat ini anggota dari Grup Facebook ini telah mencapai 72.015 anggota/akun yang tentunya berasal dari seluruh elemen perawat di Indonesia (perawat, dosen, mahasiswa keperawatan, praktisi kesehetan, dll).

Dalam Grup ini semua anggota memiliki hak membagi informasi terkait keperawatan atau berkomentar (tanpa persetujuan admin grup) akan tetapi informasi yang dibagikan harus sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh admin yakni informasi yang dibagikan sesuai dengan topik keperawatan (kerja, berbagi ilmu, atau informasi tentang dunia perawat lainya, tidak menyinggung SARA, tidak mempermalukan pihak lain, dll.

Dari hasil pantauan Gustinerz.com rata-rata informasi yang dibagikan pada Grup ini sangat bermanfaat. Contohnya ada yang membagikan tentang tautan artikel tentang keperawatan, membagikan foto-foto kegiatan keperawatan, membagikan tips, perawat saat melakukan homecare, dan beberapa informasi terkait dunia keperawatan lainya (sesuai dengan aturan yang diterapkan dalam grup ini) dan para anggota grup ini interaksinya sangat tinggi misalnya saja ada mahasiswa yang membagikan kasus dan bertanya tentang asuhan keperawatan maka hanya dengan hitungan menit para perawat yang berpengalaman atau memiliki pengetahuan terkait kasus tersebut langsung mengomentari hal tersebut.

Keberadaan Grup Facebook Suara Perawat (SUPER) merupakan salah satu cara kreatif untuk berbagi informasi tentang dunia keperawatan yang secara tidak langsung dapat memberikan dampak posifit untuk kemajuan dunia keperawatan di Indonesia. < Beranda