Hindari Perut Buncit Untuk Cegah Berbagai Macam Penyakit Berbahaya

Gambar by Google

Gustinerz.com | Mengalami perut buncit tentunya membuat sebagian orang tidak percaya diri terhadap penampilanya, namun bukan itu yang perlu dikhawatirkan akan tetapi bahaya yang ditimbulkan dari perut buncit yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit berbahaya.

Obesitas sentral atau yang juga disebut perut buncit adalah kondisi yang disebabkan penimbunan lemak tubuh. Lemak yang terdapat dibagian perut terbagi menjadi dua yakni lemak subkutan dan lemak viseral. Lemak subkutan adalah lemak yang terdapat dilapisan bawah kulit, sehingga ketika dicubit akan terlihat, sedangkan untuk lemak viseral adalah lemak yang sering dihubungkan dengan kondisi obsesitas perut, lemak ini tidak terlihat dan sangat sulit untuk dihilangkan dan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit berbahaya.

Seseorang mengalami perut bunci (obesitas sentral) dapat lebih berisiko mengalami penyakit diabetes, penyakit jantung, stroke dan tekanan darah tinggi. Untuk itu perut buncit sebaiknya jangan dipelihara, berikut cara sederahana nan mudah untuk mengecilkan perut buncit

  • Hindari konsumsi minuman beralkohol
    Penelitian menunjukkan konsumsi alkohol berlebihan dapat meningkatkan ukuran lingkar pinggang dan peningkatan risiko terjadinya obsesitas perut. Mengonsumsi alkohol berisiko untuk terkena obesitas sentral sebesar 1.6 kali diabandingkan yang tidak mengonsumsi alkohol. Konsumsi alkohol dapat meningkatkan asupan glukosa yang tidak dibutuhkan oleh tubuh.
  • Hindari nakanan dengan kalori dan lemak tinggi
    Beberapa makanan yang dianggap ringan justru memiliki jumlah kalori tinggi seperti biskuit, kerupuk, keripik dan berbagai makanan siap saji. Untuk menyeimbangi ini maka perlu mengonsumsi makanan berupa sayur-sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian utuh ini akan membantu mengurangi ukuran perut buncit dan tentunya makanan ini lebih sehat.
  • Hindari stres
    Stres berlarut-larut terbukti berisiko mengalami perut buncit, hal ini karena stress dapat meningkatkan kadar hormon kortisol. Keadaan kortisol tinggi menyebabkan penumpukan lemak perut dan membuat sel-sel lemak menjadi lebih besar.
  • Hindari begadang
    Tidru malam kurang dari 6 jam juga dapat mempengaruhi lingkar pinggang. Tidur yang cukup 7-8 jam dapat membantu mengecilkan lemak pada perut.
  • Hindari makan terlalu malam
    Makan pada tengah malam dapat mengganggu ritme sirkadian (jam biologis yang mengatur siklus tubuh manusia) dan mengubah hormon yang mengendalikan nafsu makan. Hindari makan terlalu malam (apalagi saat tubuh merasa lelah) karena proses pencernaan makanan di dalam tubuh semakin melambat yang dapat meningkatkan penumpukan lemak.
  • Perbanyak aktivitas fisik
    Mulai biasakan melakukan olahraga, aktivitas fisik dapat membantu mengurangi lemak perut. Jika tidak terbiasa berolahraga berat cobalah untuk rutin berjalan kaki atau yoga.

< Beranda

Referensi

  • http://www.alodokter.com/bahaya-perut-buncit-dan-cara-mengatasinya
  • http://www.alodokter.com/tahan-diri-dari-6-hal-yang-membuat-perut-buncit
  • https://hellosehat.com/kegemukan-vs-berat-normal-tapi-perut-buncit-mana-yang-lebih-berbahaya/