Kuesioner Pengetahuan Perawat Tentang Risiko JatuhÂ
1. Kejadian jatuh adalah
- a. Kejadian yang menyebabkan pasien cedera seperti luka atau
kerusakan jaringan - b. Kejadian yang menyebabkan pasien merasa memiliki harga diri
rendah - c. Kejadian yang tidak sengaja terjadi yang menyebabkan
seseorang tergeletak ditempat yang lebih rendah dengan atau
tanpa cedera - d. Kejadian yang menyebabkan pasien tidak sadarkan diri dan
mengalami gangguan muskuloskeletal
2. Faktor intrinsik yang menyebabkan pasien jatuh adalah. . . .
- a. Kondisi lingkungan
- b. Kurangnya antisipasi tenaga atau pelayanan kesehatan
- c. Kurangnya antisipasi pasien itu sendiri
- d. Penggunaan obat dengan kandungan tertentu
3. Faktor ekstrinsik yang menyebabkan pasien jatuh adalah. . .
- a. Kesalahan dari pasien
- b. Kurangnya antisipasi tenaga kesehatan
- c. Bed pasien yang tidak dikunci
- d. Pencahayaan yang tidak adekuat
4. Dampak yang dialami pasien akibat dari kejadian jatuh adalah. . . .
- a. Harga diri rendah
- b. Gelisah
- c. Trauma psikologis dan hilang kemandirian
- d. Stress
5. Pengkajian awal risiko jatuh pasien dilakukan pada saat. . . .
- a. Awal pasien masuk rumah sakit
- b. Pasien ingin dipindahkan ke ruang rawat inap
- c. Pasien mengalami perubahan secara fisiologis
- d. Pasien ingin dirujuk ke rumah sakit lain
6. Waktu yang tepat untuk melakukan re-assesment atau pengkajian ulang risiko jatuh. . .
- a. Awal pasien masuk rumah sakit
- b. Pasien ingin dipindahkan ke ruang rawat inap
- c. Pasien mengalami perubahan secara fisiologis
- d. Pasien ingin dirujuk ke rumah sakit lain
7. Kriteria yang dinilai pada pengkajian risiko jatuh pasien adalah. . . .
- a. Riwayat jatuh dalam waktu dekat atau 3 bulan terakhir
- b. Orientasi sesuai kemampuan diri
- c. Gaya berjalan
- d. Kelainan neurologis
8. Kriteria penilaian risiko jatuh pada lansia yang perlu dikaji pada pasien saat penilaian risiko jatuh adalah. . . .
- a. Keluhan dari keluarga
- b. Keletihan
- c. Gangguan neurologis
- d. Usia
9. Seorang anak berusia 2 tahun di rawat karena didiagnosa DBD. Saat ini pasien diberikan cairan melalui intravena. Pasien lebih banyak bermain dan beraktivitas ditempat tidur. Berdasarkan ilustrasi, skor pengkajian risiko jatuh pada anak tersebut adalah. . . .
- a. 9, risiko jatuh rendah
- b. 9, risiko jatuh tinggi
- c. 10, risiko jatuh rendah
- d. 10, risiko jatuh tinggi
10. Seorang pasien berusia 45 tahun di rawat di rumah sakit dengan diagnosa hipertensi. Saat di wawancarai oleh perawaat, pasien mengeluhkan pusing. Pasien diberi terapi cairan melalui intravena. Ketika ingin ke kamar mandi, pasien selalu dibantu perawat karena pernah memiliki riwayat jatuh 1 minggu yang lalu. Selain itu, tubuhnya terasa lemah dan hanya dapat berjalan dengan diseret. Berdasarkan ilustrasi, skor pengkajian risiko jatuh pada pasien tersebut adalah. . . .
- a. 45, risiko jatuh rendah
- b. 55, risiko jatuh tinggi
- c. 65, risiko jatuh tinggi
- d. 70, risiko jatuh tinggi
11. Intervensi yang dilakukan jika pasien memiliki risiko jatuh tinggi adalah. . . .
- a. Memasangkan segitiga tanda risiko jatuh pada pintu pasien
- b. Meletakkan pasien di kamar inap dekat nurse station
- c. Memberikan alat bantu berjalan
- d. Mengawasi pasien setiap saat
12. Pemantauan ulang pada pasien yang mengalami risiko tinggi jatuh dilakukan setiap. . . .
- a. Minimal setiap 1 jam sekali
- b. Minimal setiap 2 jam sekali
- c. 2 kali dalam 1 shift
- d. 1 kali dalam 1 shift
13. Penerapan pencegahan risiko jatuh yang dapat dilakukan perawat saat memasuki ruang inap adalah. . . .
- a. Mengawasi klien setiap ingin masuk ke kamar mandi
- b. Meletakkan barang kebutuhan klien di bed pasien
- c. Memastikan alas kaki yang digunakan masuk ke ruang rawat inap dalam keadaan kering
- d. Orientasi kepada klien mengenai lingkungan ruang perawatan dan sistem pemanggil/bel yang berlaku
14. Tindakan untuk mengurangi kejadian jatuh pada pasien adalah. . .
- a. Memasang siderail pada saat pasien pusing
- b. Memastikan lampu diruang perawatan dalam keadaan selalu menyala
- c. Memasang restrain pada pasien risiko jatuh
- d. Edukasi pada keluarga terkait kondisi pasien
15. Stiker tanda risiko jatuh pada pasien dewasa boleh dilepas jika. . .
- a. Skala morse <45 dengan 1 kali pengukuran
- b. Skala morse <45 dengan 2 kali pengukuran
- c. Skala morse <45 dengan 3 kali pengukuran
- d. Skala morse <45 dengan 4 kali pengukuran
Kriteria pengetahuan:
- Baik, jika memiliki nilai 80-100%
- Cukup, jika memiliki nilai 60-79%
- Kurang, jika memiliki nilai <59%
