Mengenal Dokter Pertama di Dunia

Ilustrasi | Google Image

Profesi dokter menjadi salah satu profesi yang mulia, dimana dokter memiliki tanggung jawab dalam menyembuhkan atau mengobati orang yang sakit. Kemajuan ilmu kesehatan saat ini tentunya tak lepas dari peran para orang-orang zaman dulu yang mencetuskan konsep atau ide yang saat ini kita gunakan.

Ilmu kedokteran sudah ada sejak zaman sebelum masehi, ini dibuktikan catatan sejarah adanya dokter pertama di dunia. Imhotep adalah dokter pertama di dunia yang hidup di tahun 3500 SM di Mesir. Menurut catata sejarah Imhotep adalah seorang politikus, astronom, arsitek dan dokter yang merancang piramida pertama kuburan dengan konstruksi yang rumit untuk salah seorang firaun.

Dokter Mesir zaman kuno lebih bekerja keras mengawetkan jenazah agar tidak rusak, ketimbang menjaga tubuh orang itu agar bebas dari penyakit selama hidupnya. Mereka percaya bahwa jalan menuju kehidupan kekal terletak dalam tubuh yang diawetkan.

Selain menyiapkan tubuh untuk dikuburkan, Imhotep juga melakukan operasi sederhana, namun terebosanya dalam bidang kedokteran yang telah ia lakukan terkubur oleh waktu (kita hanya tahu namanya saja).

Dokter kuno yang paling terkenal adalah Hipokrates, ia lahir tahun 460 SM. Ia berani merubah keberanian mengubah cara tabib zaman itu menjalankan praktiknya. Hipokrates percaya bahwa setiap penyakit mempunyai penyebab yang alami.

“Temukan penyebabnya, maka anda akna bisa menyembuhkan penyakitnya”

Pada zaman itu, para dokter bisa disuatu agar pasien meninggal, atau dipaksa oleh penguasa untuk membuat racun untuk menyingkirkan saingannya. Hipokrates sangat menentang praktik tersebut.

“Kadang baktikanlah jasamu tanpa pamrih, karena di mana ada kasih terhadap sesama manusia, di situ ada kasih terhadap pengobatan”

Hipokrates menolak suapan orang-orang kaya, yang meminta agar ia membuat sesepramg sakit. Ini salah astu alasan mengapa ia menyusun Sumpah Hipokrates. Sumpah ini masih diucapkan oleh para hingga kini | Google Image

Salah satu karya Hipokrates yang sampai saat ini digunakan adalah ia menyusun tata krama bagi dokter, tata krama ini disebut Sumpah Hipokrates. Seorang mahasiswa kedokteran yang saat lulus harus mengucapkan sumpah ini. Sebagian pernyataan sumpah itu berbunyi

“Saya akan menggunakan pengobatan membantu orang sakit sesuai kemampuan dan penilaian saya, tapi tidak pernah dengan niat menyakiti dan berbuat salah …… rumah apa pun yang saya masuki, akan saya masuki dengan niat membantu orang sakit”

Sumpah Hipokrates | Google Image

Hipokrates, dokter luar biasa  sampai sekarang masih dianggap dokter terbesar yang pernah dikenal dunia. Nasihat-nasihatnya masih diajarkan di sekolah kedokteran. Makanya ia disebut sebagai “BAPAK ILMU KEDOKTERAN”.

Selain Imhotep dan Hipokrates pada zaman dulu juga dikenal seorang Dokter yng bernama Galen. Untuk praktik kedokteran yang baik seseorang haruslah mengetahui benar-benar organ-organ tubuh manusia.

“Dokter wajib mempelajari tubuh manusia seperti arsitek wajib mengikuti perencanaanya”

Galen merupakan salah satu dokter yang paling penting di zaman Romawi, ia belajar sistem kerja tubuh manusia.


Sumber:

  • John Hudson Tiner, 2005. Menggali Sejarah Pengobatan