Sholat Dapat Menurunkan Kadar Glukosa Darah & Tekanan Darah

Gambar dari islam.babe.news

Gustinerz.com | Diabetes Melitus (DM) yang juga dikenal sebagai penyakit kencing manis atau penyakit gula darah adalah golongan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula dalam darah sebagai akibat adanya gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, dimana organ pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin. Gula darah normal dibawah 180 mg/dL (2 jam setelah makan) 70-130 mg/dL (sebelum makan.

Sementara itu tekanan darah (hipertensi) adalah keadaan dimana tekanan darah berada diatas batas normal (tekanan darah normal sistolik 180 mmHg dan diastolik 80 mmHg). Keadaan hipertensi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi penyakit jantung koroner.

Untuk mengobati dua penyakit tersebut masyrakata paling banyak mengkonsumsi obat-obatan atau terapi farmakologis, namun akhir-akhir terapi alternatif telah banyak berkembang dan telah diteliti memiliki dampak yang baik untuk proses kesembuhan penyakit gula darah dan hipertensi yakni Sholat.



Bagi umat islam, hukum sholat adalah wajib dilaksanakan karena bagian dari rukun islam (syahadat, sholat, zakat, berpuasa dan naik haji).

Penelitian yang dilakukan oleh Muhamad Rajin (2010) yang dilakukan pada sholat dhuha menemukan bahwa gerakan sholat didalamnya mengandung gerakan isometik yang terbukti dapat menurunkan kadar glukosa darah yang tinggi. namun dengan catatan sholat harus dilaksanakan secara khusu’ akan menimbulkan gerakan otot ismoetrik predominan dan sesuai dengan irama sirkandial, dapat menghabmbat sekretasi hormon stress di pagi hari yang dapat menurunkan kadar glukosa darah.