Gambar: Brilliant Nurse

Gustinerz.com | Body of Knowledge adalah unsur utama dalam pengembangan pendidikan keperawatan. Florence Nightingale (1859) sebagai orang peratama yang mengidentifikasi bahwa keperawatan sebagai suatu disiplin ilmu yang terpisah dengan ilmu medis (kedokteran). Untuk membuktikan penrnyataan tersebut pakar-pakar teori keperawatan berupaya untuk mendifinisikan keperawatan dalam suatu konsep dari konsep inilah akan diketahui bidnag ilmu dan rumun ilmu keperawatan.

Menurut Undang-Undang No. 38 tahun 2014 tentang praktik keperawatan menyebutkan keperawatan adalah kegiatan pemberian asuhan kepada individu, kelaurga, kelompok, atau masyarakat baik dalam keadaan sakit maupun sehat. Keperawatan adalah bentuk pelayanan profesional berupa pemenuhan kebutuhan dasar yang diberikan kepada individu yang sehat maupun sakit yang mengalami gangguna fisik, psikis, dan sosial agar dapat mencapai derajat kesehatan yang optimal (Nursalam, 2015).



Dalam undang-undang keperawatan diatus tugas dan wewenang perawat adalah pemberi asuhan keperawatan, penyuluh dan konselor bagi klien, pengelola pelayanan keperawatan, peneliti keperawatan, pelaksana tugas berdasarkan pelimbahan wewenang, dan atau pelaksana tugas dalam keadaan keterbatasan tertentu.

Undang-Undang No. 36 tahun 2014 tentang kesehatan menyebutkan bahwa jenis tenaga kesehatan yang termasuk dalam kelompok tenaga keperawatan terdiri atas berbagai jenis perawat yakni perawat kesehatan masyarakat, perawat kesehatan anak, perawat maternitas, perawat medikal bedah, perawat geriatri, dan perawat kesehatan jiwa.

Keperawatan medikal bedah adalah ilmu keperawatan yang fokus pada pada konsep dan prinsip keperawatan medikal bedah yang melatarbelakangi penerapan ilmu dan teknologi keperawatan dalam memenuhi kebutuhan klien dewasa yang mengalami perubahan fisiologi dengan atau tanpa gangguan struktur, misalnya sistem peernapasa, sistem kardivaskuler, sistem pencenaan, sistem pekemihan, sistem endokrin, sistem persarafan, sistem muskuloskletal, sistem integumen, sistem kekebalan dan reproduksi pria serta masalah penyakit kronis (UI, 2015).