Gambar dari American Nurses Association

4. Teori Abdellah (1960)

Teori Faye Abdellah meliputi pemberian asuhan keperawatan bagi seluurh manusia untuk memenuhi kebutuhan fisik, emosi, intelektual, sosial dan spiritual baik klien maupun keluarga. Perawat adalah pemberi jalan dalam menyelesaikan masalah dan juga sebagai pembuat keputusan. Abdellah mengidentifikasi kebutuhan klien secara spesifik yang dikenal dengan 21 Masalah Keperawatan Abdellah

Baca Artikel Terkait: 21 Masalah Keperawatan Faye Abdellah

5. Teori Orlando (1961)

Klien adalah individu dengan suatu kebutuhan, dimana bila kebutuhan tersebut dipenuhi maka sters akan berkurang, meningkatkan kepuasan atau mendorong pencapaian kesehatan optimal. Tiga elemen yakni perilaku klien, reaksi perawatan dan tindakan keperawatan membentuk siatuasi keperawatan.



6. Teori Levine (1966)

Menggambarkan klien sebagai makhluk hidup terintegrasi yang saling berinteraksi dan beradaptasi terhadap lingkungannya. Levine percaya bahwa intervensi keperawatan merupakan aktivitas konservasi, dengan konservasi energi sebagai pertimbangan utama. Empat prinsip konservasi dalam keperawatan yakni energi klien, struktur integritas, integritas personal dan integritas sosial.

7. Teori Johnson (1968)

Teori Dorothy Johnson berfokus pada bagaimana klien beradaptasi terhadap kondisi sakitnya dan bagiamana stres aktual atau potensial dapat mempengaruhi kemampuan beradaptasi. Tujuan keperawatan dalam teori ini adalah menurunkan stres sehingga klien dapat bergerak lebih mudah melewati masa penyembuhannya. Kerangka dari kebutuhan dasar ini berfokus pada tujuan kategori perilaku. Tujuan individu adalah untuk mencapai keseimbangan perilaku dan kondisi yang stabil melalui penyelarasan dan adaptasi terhadap tekanan tertentu.

8. Teori Rogers (1970)

Martha Rogers mempertimbangkan manusia (kesatuan manusia) sebagai sumber energi yang menyatu dengan alam semesta. Tujuan keperawatan adalah untuk mempertahankan dan meningkatkan kesehatan, mencegah kesakitan, dan merawat serta merehabilitasi klien yang sakit dan tidak mampu dengan pendekatan humanistik keperawatan. Manusia utuh meliputi proses sepanjang hidup. Klien secara terus menerus berubah dan menyelaraskan dengan lingkungannya.

9. Teori Orem (1971)

Dorethea Orem mengembangkan definisi keperawatan yang menekankan pada kebutuhan klien tentang perawatan diri sendiri. Perawat bertugas merawat dan membantu klien mencapai perawatan diri secara total. Menurut Orem asuhan keperawatan diperlukan ketika klien tidak mampu memenuhi kebutuhan biologis, psikologis, perkembangan dan sosial.

Baca juga: Mengenal Konsep Teori Self Care Dari Orem