Gambar: NUS Yong Loo Lin School of Medicine

Gustinerz.com | Berpikir kritis merupakan bagian penting yang harus diterapkan oleh seorang perawat. Dengan berpikir kritis perawat mampu membuat sebuah keputusan keperawatan yang tepat berdasarkan kemampuan/kompetensi perawat.

Untuk mampu berpikir kritis, perawat harus menunjukkan sikap sebagaimana ia berpikir kritis. Sikat ini adalah nilai yang harus ditunjukkan keberhasilannya oleh pemikir kritis. Berikut adalah contoh sikap perawat dalam berpikir kritis.



TANGGUNG GUGAT

Sebagai perawat profesional, perawat harus membuat keputusan dalam proses terhadap hak, kebutuhan, dan minat klien. Perawat harus menerima tanggung gugat untuk apapun penilaian yang dibuatnya atas nama klien.

BERPIKIR MANDIRI

Sejalan dengan seorang menjadi dewasa dan mendapatkan pengetahuan baru, mereka belajar mempertimbangkan, ide dan konsep dengan rentang luas dan kemudian membuat penilaian mereka sendiri. Hal ini bukan berarti tidak menghargai pendapat orang lain.

MENGAMBIL RISIKO

Individu harus mampu menerima bahwa ide-idenya ditelaah dan harus dapat menerima pemikiran baru. Perlu dibutuhkan niat dan kemauan mengambil risiko untuk mengenali keyakinan apa yang salah dan untuk kemudian melakukan tindakan didasarkan pada keyakinan yang didukung oleh fakta dan bukti yang kuat (penelitian terkait).

KERENDAHAN HATI

Penting untuk mengetahui keterbatasan diri sendiri. Pemikir kritis harus menerima ketidaktahuan mereka dan mencoba untuk mendapatkan pengetahuan sehingga mampu membuat keputusan yang tepat. Perawat harus memikirkan kembali situasi, mencari pengetahuan tambahan, dan kemudian menggunakan informasi untuk membentuk konklusi (kesimpulan).

INTEGRITAS

Integritas pribadi membangun rasa percaya diri sejawat dan bawahan. Orang yang memiliki integritas dengan cepat berkeinginan untuk mengakui dan mengevaluasi segela ketidakkonsistenan dalam ide dan keyakinannya.

KETEKUNAN

Pemikir kritis terus bertekad untuk menemukan solusi yang efektif terhadap masalah pada klien. Solusi yang cepat dan tepat adalah solusi yang dapat diterima. Perawat belajar sebanyak mungkin mengenai masalah, mencoba berbagai pendekatan untuk perawatan, dan terus mencari sumber tambahan sampai pendekatan yang tepat ditemukan.

KREATIVITAS

Kreativitas mencakup berpikir orijinal. Hal ini berarti menemukan solusi di luar apa yang dilakukan seperti biasanya (tradisional). Kreativitas seorang perawat dapat diterapkan dalam pemberian intervensi keperawatan.


Sumber:

  • Potter & Perry, 2005. Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses dan Praktik Ed. 4. Jakarta: EGC