Apa Itu h-Index dan i10-Index di Google Scholar

ilustrasi | glints

Google Scolar atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Google Akademik menjadi salah satu layanan yang dikembangkan oleh Google khusus untuk mencari artikel atau jurnal ilmiah yang dapat dimanfaatkan oleh kalangan akademisi. Google scolar diluncurkan sejak tahun 2004.

Para peneliti, akademisi (dosen dan mahasiswa) tentunya dalam proses pembelajaran di tingkat perguruan tinggi sangat menjunjung tinggi hasil karya atau penelitian sehingga harus dipublikasikan agar dapat dimanfaatkan misalnya untuk praktik atau menjadi bahan pustaka (referensi) bagi peneliti lainnya.



Media yang dapat digunakan oleh peneliti dalam publikasi karyanya adalah melalui Jurnal Ilmiah baik cetak maupun online. Dengan era digitalisasi saat ini semua jurnal ilmiah wajib melakukan penerbitan online. Salah satu fasilitas yang wajib dimiliki jurnal ilmiah online adalah indeksitas salah satunya melalui platform google scholar.

Pada profil google scholar sering kita melihat grafik atau statistik yang terdapat h-index dan i10-index seperti gambar ini

Pertanyaannya adalah apakah yang dimaksud dengan indeks-h (h-index) dan indeks-i10 (i10-index) pada laman profil google scholar kita? berikut penjelasannya yang Gustinerz rangkum dari berbagai sumber.

H-Index

h-index pada Google Cholar adalah menyatakan jumlah artikel (n) dengan masing-masing mempunyai jumlah sitasi minimum n sitasi artinya h-index = n. Perhitungan h-index cukup sederhana, seorang penulis memiliki h-indek ketika ia telah menerbitkan artikel ilmiah sejumlah h, yang masing-masing telah dikutip setidaknya h kali. h-indeks bertujuan untuk menyeimbangkan publikasi dan sitasi.

Contohnya apabila h-index nya 4, berarti ada 4 artikel ilmiah yang disitasi oleh sedikitnya 4 artikel ilmiah penyitasi.

i10-Index

i10-index pada Google scholar menyatakan jumlah artikel (n) dengan masing-masing mempunyai jumlah sitasi minimum 10 sitasi (i10-index = 10). i10-index adalah jumlah artikel yang telah mendapatkan sitasi lebih dari 10 kali. Contohnnya i10-index sebesar 1 ini berarti ada 1 artikel ilmiah yang disitasi oleh sekurang-kurangnya 10 artikel ilmiah penyitasi atau jika terdapat i10-index bernilai 2 artinya ada 2 artikel yang dikutip oleh minimalnya 10 artikel lain.