Inilah Apoteker Pemiliki Merek Kosmetik Wardah

Gustinerz.com | Bagi seorang wanita merek kosmetik wardah adalah salah satu brand kosmetik halal Indonesia yang paling dikenal saat ini. Kesuksesan wardah sangat menginspirasi kita semua, taukah anda bahwa pemiliki brand ini adalah seorang Apoteker?.

Ialah Dra. Nurhayati Subakat, Apt seorang apoteker lulusan Sekolah Farmasi di Institut Teknologi Bandung (ITB). Nurhayati Subakat lahir di Padang Panjang, Sumatera Barat pada tanggal 27 Juli 1950. Berkat kesuksesanya dan jasanya dalam dunia usaha di Indonesia ITB telah memberi Gelar Doktor Kehormatan (Honoris Causa) kepada Nurhayati pada April 2019.

Awal mula Wardah

Berawal dari usulan dari sebuah pesantren yang mengusulkan untuk membuat produk muslim. Saat itu yang didaftarkan ada 3 mereka tapi yang diterima hanyalah merek Wardah yang berarti bunga mawar. Mulanya usaha ini sebatas usaha kosmetik rumah tangga. Brand Wardah pertama diluncurkan pada tahun 1995 waktu itu hanya mempekerjakan 2 pekerja.



Awal mula brand ini tidak diminati pasar, hingga akhirnya Nurhayati mencoba untuk memasarkan melalui salon kecantikan di daerah Tanggeran yang produk pertamanya adalah shampo. Produk ini ternyata diminati hingga hampir semua salon kecantikan di daerah tersebut banyak menggunakan produk Wardah.

Wardah saat ini

Sempat jatuh bangun, tak membuat putus asa. Nurhayati tekun mengulik strategi marketing dan inovasi produk. Pada tahun 2009, rebranding Wardah berhasil menjadi market leader dan top of mind untuk pasar kosmetik halal di Indonesia.

Kini Wardah bernaung dalam PT Paragon Technology and Innovation (PTI) yang didirikan oleh Nurhayati, selain Wardah empat brand kosmetik lainya dibawah naungan perusahan ini adalah Make Over, Emina, dan IX dengan target market yang berbeda-beda.

Wardah adalah produk kosmetik Indonesia yang pertama kali bersertifikasi halal dan Wardah Kosmetik halal satu-satunya yang bisa menembus pasar global.

PTI telah memiliki pabrik sendiri di area seluas 20 hektare. Pabrik wardah menggunakan ratusan mesin canggih dan mampu memproduksi 135 juta produk Warda setiap tahunnya. Saat ini perusahan yang dipimpin oleh Nurhayati telah memperkerjakan 11.000 pekerja.

Kunci sukses Wardah

Dengan kesuksesan yang diraih saat ini tentunya melewati banyak tantangan yang dihadapi. Berikut kunci sukses Nurhayati saat memimpin Wardah

  • Melakukan riset pasar
  • Mendengarkan feedback tentang produknya
  • Memahami pasar
  • Produk dengan kualitas baik dan harga bersaing