ilustrasi gambar dari Health Catalyst

Gustinerz.com | Pasien adalah makhluk Bio-Psiko-Sosio-Ekonomi-Budaya yang berarti memerlukan terpenuhinya kebutuhan, keinginan dan harapan dari aspek biologis (kesehatan), psikologis (kepuasan), sosio-ekonomi (papan, sandang, pangan dan afiliasi sosial), serta aspek budaya.

Kepuasan pasien salah satu indikator kualitas pelayanan yang kita berikan yang merupakan modal untuk mendapatkan pelanggan yang loyal. Untuk itu kepuasan pasien sangat berarti, sehingga perlu ditingkatkan atau dipertahankan dalam pemberian pelayanan kesehatan di rumah

12 faktor yang mempengaruhi kepuasan pasien



  1. kualitas produk atau jasa: pasien akan merasa puas bila hasil evaluasi mereka menunjukkan bahwa produk atau jasa yang digunakan berkualitas.
  2. Harga: ini merupakan aspek penting. Harga dapat mempengaruhi pasien dari segi biaya yang dikeluarkan, biasanya semakin mahal harga perawatan maka pasien mempunyai harapan yang lebih besar.
  3. Emosional: pasien yang merasa bangga dan yakin bahwa orang lain kagum terhadap konsumen bila dalam hal ini pasien memilih institusi pelayanan kesehatan yang sudah mempunyai padanngan, cenderung memiliki tingkat kepuasan yang lebih tinggi.
  4. Kinerja: kecepatan, kemudahan dan kenyamanan bagaiamana staf rumah sakit dalam memberikan jasa perawatan atau pengobatan. Kenyamanan yang diberikan bisa dalam bentuk kebersihan, keramahan dan kelengkapan peralatan rumah sakit.
  5. Estetika: daya tarik dari rumah sakit yang dapat ditangkap oleh pancaindra
  6. Karakteristik produk: penampilan bangunan, kebersihan dan tipe kelas kamar yang tersedia beserta kelengkapannya.
  7. Pelayanan: pelayanan yang diberikan fokus pada kebutuhan pasien.
  8. Lokasi: Salah satu aspek yang dipertimbangkan dalam memilih institusi pelayanan kesehatan. Lokasi harus mudah dijangkau oleh transportasi.
  9. Fasilitas: kelengkapan fasilitas harus dipenuhi misalnya parkir, ruang tunggu, dll, memang ini tidak vital untuk institusi pelayanan kesehatan namun ini dapat mempengaruhi kepuasan pasien.
  10. Komunikasi: Keluhan dari pasien baiknya cepat diterima oleh penyedia jasa.
  11. Suasana: suasana yang tenang, nyaman, sejuk dan indah akan sangat mempengaruhi kepuasan pasien dalam proses penyembuhan.
  12. Desain visual: dekorasi ruangan, bangunana serta tata ruang yang tidak rumit.

Sumber:

  • Nursalama, 2015. Manajemen Keperawatan. Salemba medika: Jakarta.