ilustrasi gambar dari Campbellsville University

Gustinerz.com | Manajer keperawatan adalah perawat yang telah dipercaya untuk memimpin pengelolaan ruangan (pelayanan kesehatan/keperawatan) pada ruangan/divisi/bidang. Dalam menjalankan tugasnya manajer harus mampu berkomunikasi dengan baik, mengingat komunikasi merupakan unsur yang penting dalam aktivitas manajer keperawatan.

Komunikasi adalah sesuatu yang kompleks, sehingga banyak model yang digunakan dalam menjelaskan bagaimana cara organisasi dan orang berkomunikasi. Praktik keperawatan adalah praktik yang berorientasi pada kelompok/hubungan interpersonal dalam mencapai suatu tujuan organisasi. Karena pentingnya komunikasi, sebagai manajer keperawatan harus mampu menerapkan komunikasi yang baik dengan prinsip sebagai berikut (Nursalam, 2015):

Komunikasi Manajer Keperawatan



  1. Manajer harus mengerti struktur organisasi, termasuk pemahan tentang siapa yang akan terkena dampak dari pengambilan keputusan yang telah dibuat. Jaringan komunikasi formal dan informal harus dibangun antara manajer dan staf.
  2. Komunikasi bukan hanya sebagai perantara, akan tetapi sebagai bagian proses yang tak terpisahkan dalam kebijaksanaan organisasi. Jika ada pihak lain yang akan terkena dampak akibat komunikasi, manajer harus berkonsultasi tentang isi komunikasi dan meminta umpan balik dari orang yang kompeten sebelum melakukan suatu perubahan atau tindakan.
  3. Komunikasi harus jelas, sederhana dan tepat. Komunikasi perawat profesional adalah CARE: Complete, Acurate, Rapid dan English.
  4. Ciri khas perawata profesional di masa depan dalam memebrikan pelayanan keperawatan adalah dapat berkomunikasi secara lengkap, adekuat, dan cepat. Setiap melakukan komunikasi (lisan/tetulis) dengan teman sejawat dan tenaga kesehatan lainnya harus memenuhi ketiga unsur diatas dengan suatu fakta yang memadai. Perawat harus mengembangkan kemampuan berbahasa asing (minimal bahasa inggris), untuk mengantisipasi persaingan pasar pada abad ini.
  5. Manajer harus meminta umpan balik apakah komunikasi dapat diterima secara akurat, dengan cara meminta penerima pesan untuk mengulangi pesan atau instruksi yang disampaikan.
  6. Menjadi pendengar yang baik adalah komponen yang penting bagi manajer. Manajer harus menunjukan sikap menerima semua informasi yang disampaiakn orang lain dan mengharai dan ingin tahu terhadap pesan yang disampaikan.

Sumber:

  • Nursalam, 2015. Manajemen Keperawatan. Penerbit Salemba Medika: Jakarta.