IpTT Metode Sederhana dalam Mendeteksi Neuropati Diabetik

Gambar: maxresdefault

Penderita Diabetes Melitus (DM) sangat beresiko berbagai macam komplikasi salah satunya adalah gangguan sensasi pada ekstremitas bawah yang menjadi awal terjadinya komplikasi DM yang akan menjadi cikal bakal terjadinya Diabetic Foot Ulcer (luka pada kaki).

Sebelum terjadinya luka pada kaki penderita DM, tanda awalnya adalah neuropati yang sering tidak disadari oleh pasien DM dan hal ini juga sudah jarang dilakukan oleh para tenaga kesehatan / praktisi kesehatan, padahal deteksi dini dapat memperlambat atau menghentikan perkembangan cedera saraf perifer.



Deteksi dini adanya gangguan neuropati pada kaki dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya dengan metode Ipswich Touch Test (IpTT) yang merupakan cara paling sederhana dalam mendeteksi dini neuropati pada penderita DM. metode ini dapat dilakukan tanpa menggunakan alat dalam melakukan pemeriksaan neurosensori pada kaki diabetik.

IpTT memiliki sensitivitas 77% dan uji spesifisitas 90% sehingga daat digunakan sebagai standar untuk memperdiksi tanda awal terjadinya ulcus diabetik dengan cara sederhana, cepat dan tanpa biaya.

Prosedur pelaksaan screening neurophaty menggunakan IpTT

  1. Pastikan penderita tidak menggunakan sepatu/kaus kaki
  2. Istirahatkan klien dengan kaki terlengtang di sofa atau tempat tidur
  3. Ingatkan klien bagian kanan dan kiri kakinya
  4. Minta klien menutup mata hingga pemeriksaan selesai
  5. Beritahukan kepada klien ketika akan menyentuh jari kakinya dan minta klien untuk segera mengatakan kanan atau kiri saat klien merasakan sentuhan yang diberikan pemeriksa
  6. Berikan sentuhan pada jari kaki menggunakan jari telunjuk pemeriksaan
  7. Pemeriksa menyentuh enam jari kaki secara berurutan
    1. Ibu jari kaki kanan
    2. Jari kelingking kaki kanan
    3. Ibu jari kaki kiri
    4. Jari kelingking kaki kiri
    5. Jari tengah kaki kanan
    6. Jari tengah kaki kiri
  8. Pemeriksaan mulai menyentuh dengan ringan ujung ibu jari kaki klien menggunakan jari telunjuk.
  9. Minta klien untuk merespon dengan mengatakan “kanan” atau “kiri” apabila merasakan sentuhan pada jari kakinya.

    Pemeriksaan IpTT
  10. Catat hasil pemeriksaan dengan memberi tanda (+) pada lembar observasi dan (-) jika klien tidak berespon.
  11. Lakukan pada pada jari berikutnya (b), catat hasilnya. Lakukan pada jari-jari lainnya secara berurutan.

Dengan melakukan cara sederhana ini kita dapat mengetahui atau mendeteksi resiko luka diabetik penderita, sehingga perlu dilakukan tindakan pencegahan diantaranya melakukan aktivitas fisik olahraga misalnya senam kaki dibetik.


Referensi:

  • Jurnal Ilmiah: Paridah, dkk. 2020. Ipswich Touch Test sebagai metode sederhana dalam mendeteksi diabetic polyneuropathy (DPN).
  • Tesis: Ita Sulistiani. 2017. Akurasi penggunaan IpTT dalam mendeteksi small fiber neurophaty dan large fiber neuropathy sebagai faktor resiko luka kaki pada pasien DM tipe II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *