Gorontalo, 30 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Desa Hutadaa tahun 2026 melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan mengenai penggunaan obat secara rasional dan pencegahan penyakit pascabanjir melalui metode door to door. Kegiatan dilaksanakan dengan mengunjungi rumah-rumah masyarakat di Desa Hutadaa, Kecamatan Talaga Jaya, Kabupaten Gorontalo.
Kegiatan edukasi ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya mahasiswa KKN-PK dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai penggunaan obat yang aman dan tepat setelah terjadi banjir. Edukasi bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penggunaan obat secara rasional, keamanan obat yang terkena banjir, cara penyimpanan obat yang benar, serta berbagai upaya pencegahan penyakit yang dapat dilakukan setelah banjir. Materi tersebut disampaikan melalui leaflet edukasi yang diberikan kepada masyarakat.
Kegiatan diawali dengan kunjungan mahasiswa ke rumah masyarakat dan penyampaian maksud serta tujuan kegiatan. Sebelum diberikan edukasi, peserta terlebih dahulu diberikan pre-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal mengenai penggunaan obat dan pencegahan penyakit pascabanjir. Pre-test terdiri dari beberapa pernyataan mengenai dampak air banjir terhadap kesehatan, penggunaan antibiotik, penggunaan obat sesuai dosis, keamanan obat yang terkena banjir, serta tindakan yang perlu dilakukan apabila mengalami gejala penyakit setelah banjir.
Setelah pelaksanaan pre-test, mahasiswa memberikan leaflet kepada peserta dan menyampaikan edukasi secara langsung. Materi yang diberikan meliputi pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, penggunaan air bersih, penggunaan obat secara rasional dengan memperhatikan prinsip tepat penyakit, tepat obat, tepat dosis, tepat waktu, tepat cara, dan tepat informasi. Selain itu, masyarakat diberikan pemahaman untuk tidak menggunakan antibiotik secara sembarangan, tidak menggunakan obat yang kemasan atau kondisinya telah rusak akibat banjir, serta menyimpan obat di tempat yang kering dan sesuai dengan petunjuk penyimpanan.
Edukasi juga mencakup informasi mengenai tanda dan gejala yang perlu mendapatkan perhatian setelah banjir. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami kondisi seperti demam tinggi, diare terus-menerus atau berdarah, batuk dan sesak napas yang tidak membaik, serta luka atau infeksi pada kulit.
Kegiatan edukasi door to door memberikan dampak positif terhadap pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat pascabanjir. Masyarakat menjadi lebih memahami pentingnya menggunakan obat secara tepat, tidak mengonsumsi antibiotik secara sembarangan, memperhatikan kondisi obat yang telah terkena banjir, serta menyimpan obat pada tempat yang sesuai. Masyarakat juga diharapkan mampu mengenali tanda dan gejala penyakit yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut di fasilitas kesehatan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PK Universitas Negeri Gorontalo berharap edukasi yang diberikan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Hutadaa dalam menjaga kesehatan setelah banjir. Kegiatan door to door juga diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi kesehatan secara langsung kepada masyarakat serta mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan penggunaan obat yang rasional dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan edukasi kemudian ditutup dengan penyampaian pesan kesehatan kepada masyarakat dan ucapan terima kasih atas partisipasi peserta. Antusiasme dan keterlibatan masyarakat selama kegiatan menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan edukasi kesehatan di Desa Hutadaa.
