Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengan COVID-19

Gambar: The National

Gustinerz.com | COVID-19 (Corona Virus) telah menjadi pandemi (wabah yang telah menyebar meluas serempak di seluruh dunia). COVID-19 adalah jenis baru corona virus yang dapat menyebabkan penyakit pernapasan mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah seperti pneumonia dan pada akhirnya menyebabkan kematian terutama pada kelompok rentan seperti orang tua, anak-anak dan orang dengan kondisi tidak sehat.

Dari hasil laporan WHO per 18 Maret 2020 secara global COVID-19 telah menginfeksi 191.127 orang dengan total kematian 7807 orang. Kematian terbanyak terdapat di Cina 3231 orang, Itali 2503 orang dan Spanyol 491 orang.



Patofisiologi COVID-19

  • Coronavirus berasal dari banyak spesies hewan liar paling banyak pada spesies kelelawar, sama dengan MERS dan SARS
  • Penyebaran COVID-19 terjadi dari orang ke orang (person-to-person). Paling banyak ditularkan saat orang yang terinfeksi COVID-19 batuk, bersin, yang menginfeksi orang sehat.
  • Kasus Coronavirus jenis baru ini berawal dari Provinsi Wuhan, Cina. Dimana warga Wuhan sering mengonsumsi hewan liar yang tersedia bebas di pasar-pasar di Wuhan.

Manifestasi / gejala klinis

Gejala orang dengan COVID-19 mulai dari gejala ringan dan berat yang muncul 2-14 hari setelah orang tersebut terinfeksi COVID-19. Gejala yang ditemukan berupa demam, batuk kering dan sesak nafas.

Perawat adalah salah satu tenaga kesehatan terdapan yang berperan dalam proses penyembuhan pasien dengan COVID-19. Dalam melaksanakan praktik sebagai perawat wajib memberikan asuhan keperawatan (askep). Berikut Askep pada pasien COVID-19

Asuhan keperawatan pada pasien dengan COVID-19

PENGKAJIAN

Pada pasien yang dicurigai COVID-19 (memiliki 3 gejala utama demam, batuk dan sesak) perlu dilakukan pengkajian:

  • Riwayat perjalanan: Petugas kesehatan wajib mendapat secara rinci riwayat perjalanan pasien saat ditemukan pasien demam dan penyakit pernapasan akut.
  • Pemeriksaan fisik: Pasien yang mengalami demam, batuk dan sesak napas dan telah melakukan perjalanan ke Negara atau Daerah yang telah ditemukan COVID-19 perlu dilakukan isolasi kurang lebih 14 hari.

DIAGNOSIS KEPERAWATAN

Hasil pengkajian dan respon yang diberikan pasien, paling banyak diagnosis keperawatan yang diangkat pada COVID-19 adalah

  • Infeksi berhubungan dengan kegagalan untuk menghindari patogen akibat paparan COVID-19
  • Hipertermia berhubungan dengan peningkatan laju metabolisme
  • Pola napas tidak efektif terkait dengan adanya sesak napas
  • Kecemasan terkait dengan etiologi penyakit yang tidak diketahui

Tujuan dan kriteria hasil

  • Cegah penyebaran infeksi
  • Pelajari lebih lanjut tentang penyakit dan penatalaksanaannya
  • Kontrol suhu tubuh
  • Frekuensi napas kembali normal
  • Kecemasan menurun

INTERVENSI KEPERAWATAN COVID-19

Berikut intervensi keperawatan yang dapat dilakukan pada pasien dengan COVID-19

  • Monitor vital sign: Pantau suhu pasien; infeksi biasanya dimulai dengan suhu tinggi; monitor juga status pernapasan pasien karena sesak napas adalah gejala umum covid-19. Perlu juga untuk dipantau saturasi oksigen pasien karena sesak napas berhubungan dengan kejadian hipoksia
  • Maintain respiratory isolation: Simpan tisu di samping tempat tidur pasien; buang sekret dengan benar; menginstruksikan pasien untuk menutup mulut saat batuk atau bersin (menggunakan masker) dan menyarankan pengujung (siapa saja yang memasuki ruang perawatan) tetap menggunakan masker atau batasi/hindari kontak langsung pasien dengan pengunjung.
  • Terapkan hand hygiene: Ajari pasien dan orang yang telah kontak dengan pasien cuci tangan pakai sabun dengan benar
  • Manage hyperthermi:¬†Gunakan terapi yang tepat untuk suhu tinggi untuk mempertahankan normotermia dan mengurangi kebutuhan metabolisme
  • Edukasi:¬†Berikan informasi tentang penularan penyakit, pengujian diagnostik, proses penyakit, komplikasi, dan perlindungan dari virus.

EVALUASI

Tujuan keperawatan dapat dipenuhi jika dibuktikan dengan:

  • Pasien dapat mencegah penyebaran infeksi
  • Pasien dapat belajar lebih banyak tentang penyakit dan penatalaksanaanya
  • Suhu tubuh pasien kembali normal
  • Pernapasan pasien normal
  • Kecemasan pasien berkurang

Sumber:

  • Nurselabs.com