Mengkaji Nyeri pada Anak dengan Wong-Baker

Gambar: gutmicrobiotaforhealth

Nyeri merupakan pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat adanya kerusakan jaringan, baik aktual maupun potensial. Nyeri merupakan pengalaman yang sifatnya subjektif. Saat ini nyeri dimasukan dalam tanda vital kelima setelah suhu, nadi, tekanan darah, dan pernapasan.

Pengkajian nyeri pada pasien khususnya pada anak-anak penting untuk dilakukan, guna mengetahui kondisi penyakit atau masalah yang dihadapi oleh anak. Mengkaji nyeri pada pasien anak tentunya tidak semudah pada orang dewasa, karena anak-anak belum mampu mendiskripsikan dengan baik perasaan nyeri yang mereka rasakan.



Salah satu alat ukur yang dapat digunakan dalam mengkaji tingkat nyeri pada pasien anak-anak adalah Wong-Baker faces pain scale. Alat ukur ini digunakan kepada anak-anak usia 3 ke atas dalam mendiskripsikan atau mengomunikasikan tingkat nyeri yang mereka rasakan dengan mengamati atau menilai ekspresi wajah mereka.

Cara menggunakan Wong-Baker Faces Pain Rating Scale

Hal pertama yang perlu dilakukan untuk mengkaji tingkat nyeri pada dengan alat ukur ini adalah menyampaikan atau menjelaskan kepada anak bahwa setiap ekspresi yang ada pada gambar mewakili tingkat nyeri yang ia rasakan apakah ia tidak merasakan nyeri, nyeri sebagian atau nyeri yang sangat berat. Setelah dijelaskan, mintalah anak itu untuk menunjuk ekspresi wajah mana yang mewakili rasa sakit yang ia rasakan saat ini.

Wong-Baker Faces memiliki 5 tingkatan nyeri mulai wajah 2 (sakit hanya sedikit), wajah 4 (sedikit lebih sakit), wajah 6 (lebih sakit), wajah 8 (sangat menyakitkan) dan wajah 10 (nyeri sangat berat tak tertahankan).


Referensi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *