Konsep Penyebab & Proses Terjadinya Penyakit Melalui Segitiga Epidemiologi

ilustrasi | ©publichealth

3 komponen utama pada model segitiga epidemiologi (the epidemiologic triad)

Faktor pejamu (Host)

Pada faktor ini yaitu semua yang melekat pada diri manusia yang dapat memepengaruhi timbunya penyakit serta perjalanan suatu penyakit. Faktor tersebut terdiri dari :

  • Umur dapat mempengaruhi status kesehatan karena terdapat kecenderungan pemyakit menyerang tubuh manusia pada kelompok umur-umur tertentu, contohnya seperti penyakit campak dan difteri yang umumnya menyerang anak-anak, sedangkan penyakit stroke, hipertensi, diabetes yang umunya menyerang lansia.
  • Jenis kelamin dapat mempengaruhi status kesehatan, hal ini karena ada beberapa penyakit yang hanya diterima pada wanita dan tidak dialami oleh pria ataupun sebaliknya
  • Genetika/keturunan faktor ini dapat mempengaruhi status kesehatan. Misalnya buta warna, hemophilia, sickle cell disease yang hanya diturunkan karena faktor genetik.
  • Ras/etnik/warna kulit terdapat perbedaan antara ras kulit putih dan kulit hitam misalnya ras kulit putih lebih berisiko terkena penyakit kanker kulit dibandingkan ras kulit hitam. Sehingga ras/etnik/warna kulit dapat mempengaruhi status kesehatan seseorang
  • Pekerjaan seseorang dengan pekerjaan tertentu dapat mempengaruhi timbulnya penyakit tertentu.
  • Status pernikahan sering disebutkan bahwa para perjaka lebih sering mengalami kecelakaan yang cukup tinggi dibandingkan para lelaki yang telah berkeluarga
  • Keadaan fisiologis tubuh keadaan fisiologi tubuh mempengaruhi status kesehatan. Misalnya kelelahan, kehamilan, stress, keadaan gizi, dll.
  • Keadaan imunologis keadaan imunologis merupakan keadaan pertahanan tubuh atau kekebalan tubuh, dimana kekebalan tubuh didapat secara aktif maupun pasif, seperti kekebalan tubuh yang didapat akibat infeksi sebelumnya yang telah diderita, memperoleh antibodi karena pemberian vaksinasi.
  • Perilaku/gaya hidup seseorang yang terbiasa hidup kurang bersih, lebih mudah terkena penyakit infeksi daripada seseorang yang terbiasa hidup bersih.

Faktor penyebab (agent)



Agent adalah semua unsur organisme hidup yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit atau masalah kesehatan lainnya. Faktor agent yaitu :

  • Golongan biologic: umumnya pada golongan ini yang banyak menimbulkan penyakit adalah mikroorganisme seperti bakteri, jamur, virus, protozoa dll.
  • Golongan kimia: Beragam zat kimia yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit pada seseorang baik yang bersumber dari luar tubuh maupun dari dalam tubuh manusia.
  • Golongan fisik faktor fisik yang dapat mempengaruhi timbulnua penyakit dalam bentuk fisik atau benda yang dilihat oleh mata. Seperti suhu yang terlalu tinggi atau rendah, suara yang terlalu bising, kelembaban, kebisingan dll.
  • Golongan gizi/nutrient gizi ialah zat yang diperlukan tubuh untuk melangsungkan fungsi kehidupan manusia. Apabila seseorang kekurangan atau kelebihan zat gizi maka akan berdampak pada timbulnya masalah kesehatan.
  • Golongan mekanik golongan ini lebih banyak dikategorikan ke dalam golongan fisik tetapi pada golongan ini lebih banyak disebabkan oleh kelalaian manusia, seperti pukulan, dalam pekerjaan, dan sebagainya.

Faktor lingkungan (environment)

Faktor lingkungan (environment) adalah segala sesuatu yang berada disekitar manusia serta beragam pengaruh luar yang mempengaruhi kehidupan dan perkembangan manusia. Adapun faktor lingkungan adalah sebagai berikut :

  • Lingkungan fisik dapat meliputi air, tanah, keadaan geografis, keadaan geologi.
  • Lingkungan biologis misalnya human reservoir, animal reservoir, dan antrhopode reservoir.
  • Lingkungan sosio-eknomi misalnya arus penduduk, kepadatan penduduk di suatu negara atau daerah, status perekonomian, nilai-nilai social yang terdapat disuatu wilayah, keadaan sosial masyarakat, urbanisasi, stratifikasi sosial.

Sumber:

  • Akbar, Hairil. 2018. Pengantar Epidemiologi. Bandung: PT Refika Aditama
  • Irwan. 2017. Epidemiologi Penyakit Menular. Yogyakarta : CV Absolute Media