Cara Menghitung Dosis Obat Pada Bayi dan Anak Balita

Gustinerz.com | kali ini Gustinerz akan berbagi sedikit pengetahuan tentang cara menghitung dosis obat yang benar (khususnya pada bayi atau anak balita)

Saat ini gustinerz sedang mengambil profesi ners sekarang sudah masuk stase keperawatan anak (minggu terakhir). Dalam dinas di ruang anak dan NICU gustinerz banyak melakukan tindakan injeksi IV via Port Injection (lebih akrab bolus). Disinilah gustinerz belajar cara menghitung dosis obat pada bayi dan anak-anak, walaupun di ruang sudah punya protab (tentang dosis obat).

Untuk menghitung dosis obat yang harus kita tahu dan hafal adalah rumusnya. Banyak sekali rumus-rumus menghitung dosis obat pada bayi dan anak balita, diantaranya rumus Young, Dilling, Fried, Sagel dan Clark.

Kali ini gustinerz akan memakai rumus Fried yang menitik beratkan pada umur anak.  Berikut rumus menghitung dosis obat oleh Fried

rumus fried menghitung dosis obat

Contoh 1:

Anak usia 6 bulan, mengalami demam tinggi, untuk menurunkan panas anak tersebut mendapatkan resep obat paracetamol, berapa dosisi yang diberikan untuk akan tersebut

Jawab:

Dd (dosis dewasa) paracetamol : 500 mg

menghitung dosisi obat fried

Contoh 2:

contoh kedua ini menggunakan cara perhitungan sebagai berikut:

menghitung dosis obat pada anak

Pasien A mendapatkan antibiotik ceftriaxone 250 mg inj.via IV, obat yang tersedia dalam 1 vial ceftriaxone berisi 1 gram = 1000 mg yang diuplos aquades 10cc . berapa jumlah yang diberikan?

hitung dosis obat

<Beranda

10 tanggapan untuk “Cara Menghitung Dosis Obat Pada Bayi dan Anak Balita

  • 22 Februari 2016 pada 10:40 pm
    Permalink

    ijin nanya gan, itu untuk contoh yang pertama untuk m nya itu kan penjelasan nya UMUR ANAK, itu dalam hitungan bulan atau tahun gan ? kan disitu ditulis nya 6 bulan, jadi m nya 6. kalo umur nya 2 tahun, berarti untuk m nya jadi 24 ? mohon info nya gan.. thanks..

  • 3 Desember 2016 pada 3:03 pm
    Permalink

    iya di kompres menjadi bulan…

  • 3 Januari 2017 pada 12:11 pm
    Permalink

    untuk contoh soal yang pertama 20mg itu per satu kali pemberian atau per 24 jam yang bisa di bagi 3 kali atau 4 kali? atau bagaimana? mohon penjelasanya secara jelas boss

  • 3 Januari 2017 pada 8:17 pm
    Permalink

    ketentuan waktu pemberian harus disesuaikan dengan indikasi medis

  • 12 Mei 2017 pada 2:55 pm
    Permalink

    Untuk contoh soal pertama mngenai rumus fried 150 itu rumus tetep ya ? Dan bgmn obat dalam bentuk sirup cara penghitungan sama???

  • 12 Mei 2017 pada 10:21 pm
    Permalink

    iya betul, 150 itu ketetapkan rumus Fried.. 🙂

  • 13 Mei 2017 pada 3:09 pm
    Permalink

    Bagaimana perhiungan dalam bentuk sirup ??

  • 18 Mei 2017 pada 6:21 pm
    Permalink

    untuk obat sirup dosis harus memperhatikan berat badan anak. saya kasih contoh misalnya anak A nak Anda bernama Andi berumur 2 tahun dengan berat badan 10 kg. Anda membeli obat parasetamol sirup (Untuk sediaan sirup umumnya tertulis setiap 5 ml mengandung 120 mg Parasetamol)
    Ingat, yang kita perhatikan adalah berat badan anak ya.
    dosis terendah : 10 (kg BB) x 10 (mg/kg BB) = 100
    dosis tertinggi : 10 (kg BB) x 15 (mg/kg BB) = 150
    Berarti, anak A membutuhkan parasetamol antara 100-150 mg sekali minum.
    Kita masukan dalam rumus Dosis Anak = X (kebutuhan parasetamol berdasarkan BB) : y (kandungan parasetamol setiap sirup) x B (Jumlah takaran tiap kandungan parasetamol yang tertera pada komposisi dalam mili liter).
    jadi
    Dosis terendah Anak = (100:120) x 5 = 4.17 sedangkan dosis tertinggi anak = (150:120)X5= 6.25 ml. Jadi anak anda dengan BB 10 Kg dapat diberikan 4.17 ml atau 6.25 ml parasetamol dalam sekali pemberian.

    referensi: http://dokternasir.web.id/2011/03/tutorial-dosis-pemberian-obat-penurun-demam-anak.html

  • 28 Oktober 2017 pada 7:43 pm
    Permalink

    Selamat sore dok..
    Saya mau tanya..saya ada pasien di picu anak berusia 1th 7bln dengan berat 7,1 kg.. Dia mendapatkan obat inj.ceftriaxone permintaan dokter nya 1x1g..
    Bagaimana cara menghitung nya dok..
    Sementara harus dikasih 3 cc melalui iv ?

  • 19 November 2017 pada 3:24 pm
    Permalink

    mohon disesuaikan dengan protap yang ada di PICU (biasanya itu ada)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *