Gustinerz.com | Kesadaran merupakan fungsi utama susunan saraf pusat. Kesadaran dapat didefinisikan sebagai keadaan yang mencerminkan pengintegrasian impuls eferen dan aferen. Semua impuls aferen disebut input sementara semua impuls eferen disebut output susunan saraf pusat.

Gangguan pada hemisfer serebri atau formasio retikularis dapat menimbulkan gangguan kesadaran. Kesadaran yang adekuat dikenal dengan istilah compos mentis.

Compos mentis berarti dimana aksi dan reaksi terhadap apa yang dilihat, didengar, dihirup, dikecap, dialami, serta perasaan keseimbangan, nyeri, suhu, raba, gerak, getar, tekan, dan sifat (tepat dan sesuai). Pasien yang sadar dapat memberikan respon terhadap suara dan dapat melakukan gerakan yang sesuai dengan perintah serta dapat melakukan aktivitas spontan.

Penilaian derajat kesadaran dapat dinilai secara kualitatif maupun kuantitatif. Penilaian tingkat kesadaran secara kualitatif dapat dilihat pada tabel enam tingkat kesadaran dibawah ini. Sementara untuk penilaian secara kuantitatif dapat dilakukan dengan menggunakan GCS (Glasgow Coma Scale). Penilaian tingkat kesadaran ini sangat penting dikuasai karena mempunyai harga praktis yaitu dapat memberikan penanganan, menentukan perbaikan, kemunduran dan prognosis. Berikut tingkat kesadaran yang bisa terjadi pada manusia/pasien/klien.



Enam tingkat kesadaran (penilaian tingkat/derejat kesadaran secara kualitatif).

Tingkat Kesadaran Manifestasi
Konfusi ·   Kehilangan kemampuan untuk berpikir cepat dan jernih

·   Ketidakmampuan mempuat keputusan dan penilaian

Disorientasi ·   Mulai kehilangan kesadaran

·   Disorientasi waktu yang berkembang menjadi disorientasi tempat

·   Penurunan memori/daya ingat

·   Pada akhirnya tidak mengenali diri sendiri

Lateragi ·   Keterbatasan dalam gerakan dan bicara spontan

·   Mudah dibangunkan dengan perintah atau sentuhan

·   Kemungkinan terjadi disorientasi waktu, tempat dan orang